Kanker Rahim itu memang menakutkan-Part 3 (Bersambung)

Assalamualaikum wr.wb.

Untuak dunsanak warga IASMA1 BKT nan dicintai dan dirakhmati Allah SWT ..
Tarimo kasih banyak ateh balasan email nan ambo tarimo, nan cukuik banyak untuak ambo sabuikkan ciek-ciek, mengharukan sakaligus melegakan, babagai komentar positif dan masukan berharga, langkok jo kiriman doa untuk kesembuhan Ny. Ria Nurcahya Irzal oleh Allah SWT. Sebuah indikasi nyato bahaso raso cinto, raso kasetia-kawanan dan raso babagi itu masih sangaik kental, dilingkupi komunitas awak ko ..

Untuak Mak Momod, silahkan sajo jikok ingin dimasuakkan ka Blog pribadi, mudah-mudahan bermanfaat.

Minggu, 18 September 2011
Hasil pemeriksaan patologi-anatomi yang sampelnya diambil pada saat operasi, sudah kami dapatkan dari Nining, dan kesimpulannya segera saya kirimkan via email ke kakak dr. Pelsi Sulaini Sp.OG. Onk di Padang, tidak menunnggu begitu lama, saya menerima jawabannya ..
Dari data yang ada, perawatan pasca operasi memerlukan tindakan radio-terapi, sedangkan kemungkinan tindakan perawatan melalui kemo-terapi perlu dipertimbangkan lebih lanjut oleh dokter ahlinya, kemungkinan sembuh masih terbuka lebar karena masih tahap dini ..

Membaca kata-kata Kemo-terapi itu, membuat bulu kuduk saya berdiri, karena dalam beberapa minggu terakhir ini saya rajin membaca buku tentang tindakan perawatan penyakit kanker, rajin konsultasi baik dengan dokter ahli maupun mantan pasien kanker, kesimpulan yang terbentuk dikepala saya adalah :

Kemo-terapi menandakan perawatan yang serius dan jangka panjang, ada kemungkinan tubuh tidak sanggup menerima, serta berbiaya mahal, sedangkan Radio-terapi adalah perawatan untuk kasus yang lebih ringan, tidak berdampak berat bagi tubuh serta biaya yang relatif ringan. Mudah-mudahan kami terhindar dari Kemo-terapi yang juga memerlukan biaya sangat besar.

Ketenangan dan keyakinan yang sudah mulai tumbuh atas kesembuhan istri saya, kembali mulai terganggu, pikiran kembali melanglang-buana kemana-mana, nyaris semalaman saya tidak bisa tidur, pikiran jadi sedikit terganggu dengan kekalahan klub paporit saya Chelsea yang dibantai 1-3 oleh MU. Padahal besok pagi subuh harus berangkat ke RS Kanker Dharmais, nyetir sendir karena Natasha sudah mulai kuliah .. Ya Allah yang maha rahman dan maha rahim, berikanlah kemudahan pada keluarga kami ..

Senin, 19 September 2011
Sebagaimana yang pernah saya tuliskan, kalau bisa kami tidak akan datang lagi ke RS Kanker Dharmais, tetapi perlajanan hidup masih menuntut kami untuk terus berkunjung. Kembali kami berdua berangkat ke Jakarta, suami-istri, dua hamba Allah yang menjelang tua, kali ini sungguh berbeda jauh dengan perjalanan kami ketika pacaran 26 tahun yang lalu ketika naik mobil minibus berdua dalam suasana, damai, gembira dan tentunya romantis, sambil lirik-lirikan dan senyum-senyum ..

Jam 06.45 WIB kami tiba di RS Kanker Dharmais, lalu mendaftar sebagai pasien lama dengan biaya Rp. 10.000 .. sambil menunggu kedatangan Doker Bambang Dwipoyiono yang biasanya muncul sekitar jam 09.00 WIB, kami sarapan di Cafe O-la-la, satu porsi Roti isi Ikan Tuna ditambah segelas kopi, terasa sangat nikmat masuk keperut .. Alhamdulillah.

Diruang tunggu pasien sudah mulai banyak, ada yang datang dari Batam, ada yang dari Makassar, maupun dari Bekasi. Dari fisik luar, semuanya kelihatan sehat wal-afiat, sedangkan didalam tubuh sang kanker mulai berkembang tanpa basa-basi, tanpa kenal ampun menggerogoti dan mengganggu berbagai jaringan tubuh ..

Perlahan tapi pasti, jarum jam terus bergerak, kali ini sudah mencapai pukul 09.20 WIB, kami sebagai pasien No. 3 dipanggil masuk ruang konsultasi .. bersalaman-salam dengan Dokter Bambang, lalu kami serahkan hasil pemeriksaan patologi-anatomi, beliau membaca dengan tenang, teliti, diulang sampai 2x, membuat sketsa di kertas, menjelaskan dengan suara tenang, dengan bahasa orang awam yang mudah dimengerti .. kesimpulannya ??

Penyakit kanker masih sangat awal sekali, ternyata stadium1A, penyebarannya baru mencapai bagian vagina dalam itupun dalam jumlah yang sedikit, bagian lain masih aman belum tersentuh penyakit, untuk pengobatannya diperlukan upaya radio-terapi dalam, nanti akan dirujuk ke bagian radio-terapi.

Telinga saya hanya menangkap .. tidak ada kata-kata kemo-terapi yang diucapkan, tidak juga diperlukan tindakan CT Scan .. kali ini sungguh terasa sangat merdu suara Dokter Bambang, lebih indah dari suara Engelbert Humperdink atau alm. Broery Marantika sekalipin .. Airmata saya menitik tanpa bisa dikendalikan, suara saya sedikit parau ketika saya meminta sketsa tulisan tangan tersebut untuk saya bingkai yang nantinya dijadikan hiasan dinding dirumah .. Mudah-mudahan bisa sebagai simbol kemurahan hati Allah YME .. Terima kasih Dokter Bambang Dwipoyono, semoga Allah SWT selalu melindungi dan memberi kemudahan kepada anda sekeluarga. Tidak salah kalau RS Kanker Dharmais memakai motto : Tampil Lebih Baik, Ramah dan Profesional. No doubt about it ..

Ketika segala rasa haru-biru sudah mulai normal kembali, saya sampaikan salam dari Dokter Fiduzal Rasyidin Sp.OG (Piet Pado-75) teman beliau sewaktu mengikuti program spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan di UI dahulu, saya sampaikan salam dari Mak Munadir (73) yang kini berdomisili di Batam, yang ada hubungan karib dengan Istri Mak Munadir, juga salam dari Dokter Pelsi Sulaini Sp.OG Onk, teman sejawat sesama alumni Onkologi F-Dok UI .. Cukup mengejutkan, bahwa Dokter Bambang masih ingat semuanya, dan kembali menyampaikan salam hangat .. sebuah pribadi yang ramah dan baik.

Hari ini kami belum bisa konsultasi dengan Bagian Radio-terapi, karena Dokter Dewi Syafriyetty Suis Sp.Rad. Onk.Rad, sedang ada urusan dinas diluar RS, kami harus kembali besok.

Hari itu kami mengeluarkan biaya sejumlah Rp. 185.000,- terdiri dari Rp. 10.000 untuk biaya administrasi pasien lama dan Rp. 175.000 untuk biaya konsultasi dokter ahli. Sedangkan, informasi dari bagain Radio-terapi, diperlukan biaya sebesar Rp. 33.500.000,- untuk 3 x terapi, dengan interval 1 minggu, alias Rp. 11 juta untuk 1 x penyinaran dalam, dibayar setiap kali melakukan penyinaran dalam tersebut. Yaa .. semuanya harus kami jalani dengan tabah dan tawakkal serta manut, kalau soal uang .. indak kayu janjang dikapiang .. mudah-mudahan Nyonya bisa disembuhkan.

Selasa, 20 September 2011
Subuh tadi, didapu dalam rangkan persiapan ke Jakarta, saya menyampaikan kepada Nyonya begitu banyaknya ucapan simpati yang datang dari komunitas IASMA1 BKT, Nyonya berlinang airmata, mungkin ini salah satu faktor yang meringankan dia dalam menjalani cobaan ini .. Nyonya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak ..

Hari ini kami tidak perlu tergesa-gesa, karena kemarin kami sudah mendaftar, dan diminta datang jam 09.30 WIB, jadi tidak perlu lagi berangkat subuh-subuh ke Jakarta, kami cukup menumpang Kereta-Api dari Bogor sampai stasiun Tanah Abang, dilanjutkan menumpang bajaj sampai RS Kanker Dharmais, memotong jalan melalui gang-gang kecil yang berliku-liku di pemukiman padat penduduk .. cukup seru juga, murah-meriah dan terasa asyik.

Kami diterima oleh Dr. Dewi Syariyetty Suis Sp. Rad. Onk. Rad, yang sudah cukup senior, terdengar logat Minang yang kental, yang membuat saya penasaran. Beliau menjelaskan berbagai hal dengan teratur dan mudah dicerna tentang perawatan medis serta persiapan yang perlu dilakukan. Ketika semua penjelasan sudah selesai, saya singgung logatnya yang kental Minang tadi, ternyata beliau Alumni FDok Unand-Padang (Masuk tahun 1971), obrolan kami jadi akrab tanpa basa-basi, mengalir kemasa lalu, karena beliau adalah teman seangkatan kakak saya, dan saya juga kenal dengan sejumlah rekan-rekanya sewaktu kuliah dulu ..

Sungguh tidak basa-basi, kami sering tertawa bersama, sampai-sampai beliau meminta saya untuk tidak segan-segan konsultasi kapan saja bila diperlukan nanti. Alhamdulillah .. ini sebuah kemudahan lagi dariMU ya Allah yang maha rahman dan maha rahim, sebegitu besarnya nikmat yang KAU berikan kepada keluarga kami dalam masa-masa sulit ini..

Hari ini kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan umum, seperti kondisi thorax, jantung, dll. dalam rangka menghadapi Penyinaran Dalam nanti, yang dijadwalkan pertama kali pada hari Jum’at, 23 September 2011. Penyinaran dalam ini cukup berat, walaupun hanya memerlukan waktu 5 menit, tapi pasien harus mendapatkan bius lokal, karena cukup sakit .. katanya begitu.

Ketika sedang manunggu tadi pagi, seperti biasa .. diantara pasien dan keluarga saling bercerita dan bertukar pengalaman, ada manfaat positif yang saya dapatkan, terutama tentang ramuan alam .. Daun Sirsak .. dari seorang bapak yang sudah meminumnya selama 6 bulan, begiini resep untuk mendapatkan air sirsak yang baik dan manjur :

1. Daun sirsak yang akan digunakan adalah Daun yang berasal dari ranting No. 4 sd No. 6 dari pucuk, jadi bukan pucuk daun yang belum banyak mengandung bahan obat yang diperlukan, ternyata tidak sama dengan daun teh.
2. 11 (sebelas) lembar daun sirsak direbus dengan 3 gelas air, dengan api kecil sampai matang dan menjadi 1 gelas, tentu prosesnya cukup lama, antara 2 sd 3 jam.
3. Untuk mendapatkan ramuan yang baik, panci perebus sebaiknya terbuat dari bahan non-aluminium, seperti : Panci Pyrex, Panci Stainless Steel, atau Panci Tanah Liat.
4. Segelas air rebusan tadi didinginkan (bukan ditaruh dalam kulkas), lalu diminum. Jangan biarkan air rebusan sirsak yang sudah matang tersebut berumur lebih dari 12 jam, karena efeknya sudah berkurang jauh, begitu juga tidak bermanfaat jika meminum air rebusan sirsak yang disimpan dalam kulkas.
5. Menyimpan daun sirsak secara benar : Ranting (beserta daun sirsak) dibungkus kertas koran lalu disimpan dalam kulkas, mudah-mudahan tahan untuk waktu 1 minggu dan efeknya tidak berubah.

Air rebusan daun sirsak ini bukan hanya untuk penyakit kanker, tapi juga untuk berbagai penyakit dalam, termasuk darah tinggi, dll. Friends, why don’t you try it .. easy and cheap ??

Bersambung .. Part-4 (Menjalani Pengobatan Radio-terapi and after)

wassalam
Jaka St Mangkuto-74-Bogor

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: